Lompat ke isi utama

Berita

Ngabuburit Pengawasan Kota Lhokseumawe Ditutup dengan Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak yatim

mendengarkan kultum dari narasumber Teuku Zulkarnaen menjelang buka puasa bersama

Mendengarkan kultum dari narasumber Teuku Zulkarnaen menjelang buka puasa bersama

Di tengah nuansa Ramadan yang hangat, Bawaslu Kota Lhokseumawe menghadirkan wajah pengawasan pemilu yang berbeda: lebih dialogis, reflektif, dan menyentuh sisi kemanusiaan. Program “Ngabuburit Pengawasan 2026” tak hanya menjadi ruang edukasi demokrasi, tetapi juga jembatan silaturahmi lintas kalangan.

Puncaknya terjadi pada Selasa, 17 Maret 2026. Di kantor Bawaslu Kota Lhokseumawe, kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama, santunan anak yatim, serta tausiyah singkat (kultum) yang menghadirkan Teuku Zulkarnaen. Suasana khidmat berpadu dengan kehangatan kebersamaan, menegaskan bahwa pengawasan pemilu bukan sekadar urusan teknis, tetapi juga nilai moral dan sosial.

kultum teuku zulkarnaen

Kehadiran anak-anak yatim serta para pemangku kepentingan—mulai dari pemuda, akademisi, hingga praktisi kepemiluan—menjadi simbol inklusivitas. Di akhir acara, Bawaslu turut memberikan bingkisan serta sertifikat penghargaan kepada para narasumber eksternal yang telah berkontribusi dalam rangkaian kegiatan.

Sejak dimulai pada 26 Februari 2026, “Ngabuburit Pengawasan” mengusung pendekatan unik: memadukan nilai-nilai spiritual Ramadan dengan penguatan kapasitas pengawasan pemilu. Setiap sesi dirancang sebagai diskusi santai menjelang berbuka, namun sarat gagasan.

Berikut rangkaian jadwal kegiatan yang telah digelar Bawaslu Kota Lhokseumawe dalam kegiatan ngabuburit pengawasan 2026;
    1.    26 Februari 2026
Membangun Kesadaran Demokrasi Melalui Momentum Spiritualitas Ramadhan
Narasumber: Yuswardi Mustafa
    2.    27 Februari 2026
Integritas dan Etika Penyelenggaraan Pemilu
Narasumber: Dr. Joelman Subaidi
    3.    2 Maret 2026
Hisbah dan Pengawasan Pemilu: Spirit Amar Ma’ruf Nahi Mungkar dalam Demokrasi
Narasumber: Dimas Rifky Hafi
    4.    3 Maret 2026
Mengawal Demokrasi dengan Integritas
Narasumber: Muhammad Khadafi
    5.    4 Maret 2026
Fitnah dan Hoaks di Musim Pemilu: Ujian Lisan dan Media Sosial
Narasumber: Ayi Jufridar
    6.    5 Maret 2026
Pencegahan Pelanggaran Pemilu dan Tanggung Jawab Sosial
Narasumber: Yuli Asbar
    7.    6 Maret 2026
Sistem Hukum dan Keadilan Pemilu
Narasumber: Zulfadli
    8.    10 Maret 2026
Kedisiplinan Membawa Keberkahan
Narasumber: Mustakim
    9.    12 Maret 2026
Menggunakan Hak Pilih dan Tanggung Jawab Moral
Narasumber: Edi Saifandi
    10.    13 Maret 2026
Sumber Daya Manusia (SDM) Pengawas Pemilu
Narasumber: Dedy Syahputra

11. Hikmah Ramadhan dan dalam pengawasan
Narasumber: Teuku Zulkarnaen

Program ini menunjukkan bahwa pengawasan pemilu tidak harus selalu kaku dan formal. Dengan pendekatan ngabuburit—yang lekat dengan budaya masyarakat—Bawaslu berhasil membumikan isu demokrasi ke ruang publik yang lebih santai namun bermakna.

Penutupan dengan santunan anak yatim menjadi pesan kuat: demokrasi yang sehat tidak hanya dibangun melalui sistem dan regulasi, tetapi juga kepedulian sosial. Ramadan menjadi momentum untuk merajut keduanya—integritas dan empati—dalam satu tarikan napas.

santunan anak yatim
foto bersama

Melalui rangkaian kegiatan ini, Bawaslu Kota Lhokseumawe menegaskan komitmennya: menghadirkan pengawasan pemilu yang tidak hanya profesional, tetapi juga humanis dan berakar pada nilai-nilai masyarakat.

Penulis : Mustakim

Editor : Humas